Kembali Sambangi Jakarta, Nuno Bettencourt Masih Seramah sembilan Tahun Lalu

Gitaris band funk metal Extreme ini menjadi pusat perhatian media dan para fans ketika menjejakan kakinya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, 19 April 2017 kemarin. Menurut kontributor kami, Putut W. Guritno, pengguna gitar Washburn ini bukan hanya mau melayani pertanyaan wartawan tetapi juga bersedia dimintai foto selfie dan tanda tangan oleh para penggemarnya. Padahal, tampang lelah tampak nyata di wajahnya.

Nuno memang dikenal sebagai gitaris yang ramah. Sembilan tahun lalu, saat beraksi bersama Extreme di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Desember 2008 - juga digagas oleh Original Production - Nuno terlihat cukup komunikatif dan entertaining. Nggak heran jika dirinya memiliki banyak penggemar. Bukan cuma karena permainan gitarnya yang aduhai tetapi juga karena sikapnya yang freindly.

Sembilan tahun, tentu menjadi waktu yang cukup lama bagi para penggemar gitaris berdarah Portugal ini untuk dapat menyaksikannya kembali di atas panggung. Meski nggak akan menampilkan banyak lagu milik Extreme, para pemuja gitar Indonesia tentu sangat berharap Nuno membawakan lagu-lagu seperti "Cupid's Dead" atau "Flight of the Bumblebee" dalam versi lain.

Selain telah menghasilkan lima album studio bersama Extreme; "Extreme" (1989), "Pornograffitti" (1990),
"III Sides to Every Story" (1992), "Waiting for the Punchline" (1995) dan "Saudades de Rock" (2008) Nuno juga telah merilis album solo "Schizophonic", dan menghasilkan album bersama proyek musikal bernama Mourning Widows dan DramaGods.

Penggemar tim sepakbola Portugal, Benfica ini juga kerap menyumbangkan permainan gitarnya di album milik artis-artis lain. Tahu lagu "California King Bed" yang berasal dari album "Loud" (2010) milik Rihanna? Ya, pemain gitarnya adalah Nuno Duarte Gil Mendes Bettencourt. So, jangan lewatkan aksi gitaris keren ini di konser bertajuk "“Generation Axe – A Night of Guitars” gawean Original Production yang akan berlangsung di Ecovention Ancol, Jakarta pada 21 April 2017 besok!

GitarPlus terbit perdana pada 15 Januari 2004. Sebagai majalah gitar pertama dan satu-satunya di Indonesia, GitarPlus berusaha memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia musik, khususnya dunia gitar di Indonesia.

Selama 13 tahun GitarPlus hadir dalam format media cetak dan telah menggelar berbagai kegiatan musik berorientasi gitar yang melibatkan ribuan gitaris di seluruh Indonesia.

Menghadapi era digital yang serba cepat, sejak Februari 2017, GitarPlus meninggalkan versi cetak dan beralih ke media online dalam membagikan informasi dan mengembangkan komunikasi dengan musisi dan gitaris di seluruh Indonesia.

Secara aktif, kami akan terus memberi informasi yang mengedukasi bagi perkembangan dunia gitar di Indonesia

Redaksi

  • C. Intan Pratiwi Pemimpin Umum
  • Eka Venansius Pemimpin Perusahaan
  • M. Fadli Redaktur
  • Bobby Rizkiawan Redaksi

Address

Redaksi GitarPlus

  • Emerald View A1 No.10 Bintaro Sektor 9 Tangerang Selatan, Banten
  • +62 21 29427410

Goodluck Apparel

  • Graha Raya Boulevard Blok P1 No. 27 Serpong Utara,  Tangerang Selatan

Created by inisial dotcom