Beringasnya Ngehits Tribal Pride Chapter II

Salah satu event metal penuh aksi, Tribal Pride kembali mengguncang Lampung. Setelah sukses dengan acara serupa setahun yang lalu, kali ini Ngehits dan Gitarplus kembali mempersembahkan Tribal Pride Chapter II yang digelar pada 12 Agustus 2017 lalu di lapangan PKOR, Bandar Lampung. Bintang tamu utama yang diundang tidak tanggung-tanggung. Dua raksasa metal Tanah Air, seperti pasukan death metal "Siksakubur" dan band metal kebanggaan Indonesia yang memiliki kiprah bagus di belantika musik metal internasional, "Burgerkill".
 
Hajatan musik keras yang dimulai pada pukul 17:00 WIB tersebut juga menghadirkan enam band pembuka dari hasil penyeleksian audisi di wilayah Pringsewu, 6 Agustus 2017 dan Metro, 30 Juli 2017 lalu. Di antaranya adalah Brokenhead, Sepeda Mini dan Paint In Black yang mengikuti audisi di Metro dan Darurat Kuadrat, Krusial dan The Marsu yang mengikuti audisi di wilayah Pringsewu.
 
Yang menjadikan Tribal Pride kedua ini menjadi lebih spesial daripada Tribal Pride dari tahun sebelumnya ini adalah pemandu acara yang dikenal sebagai seorang gitaris band metal ZiFactor, Ezra Simanjuntak. Ezra didaulat menjadi MC karena dianggap memiliki image metal yang pas untuk memandu Tribal Pride Chapter II.
 
Sebelum memasuki urutan perform Siksakubur dan Burgerkill, rupanya gitaris Agung Hellfrog (Burgerkill) diberin kesempatan untuk melaksanakan sesi klinik gitar dan memberikan edukasi teknik hingga sound kepada para metalhead yang hadir malam itu.Lagi-lagi inilah yang membuat Tribal Pride II menjadi istimewa. Penampilan Siksakubur dimulai dengan lagu "Indonesia Raya" yang berkumandang di seluruh venue. Para metalhead pun mulai merapat dan bernyanyi bersama. Tanpa basa-basi, mereka bersama-sama melakukan headbang dan singalong ketika Siksakubur menghajar keras dengan "Industri Mesin Distorsi" sampai nomor "Burung Bangkai". Meski diguyur hujan yang deras, namun semangat metalhead rupanya tak runtuh dan gentar oleh rintik air yang deras menghujam. Mereka menari, moshing, serta melakukan stage diving di bawah rintik hujan.  
 
Giliran bintang pamungkas, Burgerkill tampil dengan sound yang sangat memukau dan wide jika dicermati oleh telinga. Metalhead, khususnya Begundal yang merupakan barisan fans die hard mereka pun merapat. Mereka siap beringas demi Burgerkill. Semua mata takjub dengan aksi Burgerkill yang sangat prima dari segala sisi. Mulai dari lagu "Under The Scars" hingga lagu lama seperti "Tiga Titik Hitam" nyaris membuat metalhead larut untuk singalong dan setia menyaksiksan Burgerkill sampai selesai. Penampilan mereka ditutup dengan lagu "Anjing Tanah" karya grup Puppen yang menjadi pertanda aksi beringas selama beberapa jam tuntas sudah. Para metalhead pun tersenyum dan berharap akan suasana Tribal Pride tahun depan. 
 
Bobby Rizkiawan*

GitarPlus terbit perdana pada 15 Januari 2004. Sebagai majalah gitar pertama dan satu-satunya di Indonesia, GitarPlus berusaha memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia musik, khususnya dunia gitar di Indonesia.

Selama 13 tahun GitarPlus hadir dalam format media cetak dan telah menggelar berbagai kegiatan musik berorientasi gitar yang melibatkan ribuan gitaris di seluruh Indonesia.

Menghadapi era digital yang serba cepat, sejak Februari 2017, GitarPlus meninggalkan versi cetak dan beralih ke media online dalam membagikan informasi dan mengembangkan komunikasi dengan musisi dan gitaris di seluruh Indonesia.

Secara aktif, kami akan terus memberi informasi yang mengedukasi bagi perkembangan dunia gitar di Indonesia

Redaksi

  • C. Intan Pratiwi Pemimpin Umum
  • Eka Venansius Pemimpin Perusahaan
  • M. Fadli Redaktur
  • Bobby Rizkiawan Redaksi

Address

Redaksi GitarPlus

  • Emerald View A1 No.10 Bintaro Sektor 9 Tangerang Selatan, Banten
  • +62 21 29427410

Goodluck Apparel

  • Graha Raya Boulevard Blok P1 No. 27 Serpong Utara,  Tangerang Selatan

Created by inisial dotcom