Ibanez RGKP6: Instrumen Mutakhir

Menerapkan teknologi digital ke dalam sebuah gitar elektrik menjadi menu andalan RGKP6 ini. Gitar ini menyematkan perangkat elektronik digital Korg Mini Kaoss Pad 2S di bodinya untuk menghasilkan varian suara yang kaya dan ekploratif. Kurang lebih, mengingatkan kita pada Matthew Bellamy, gitaris Muse yang menerapkan teknologi elektronik digital pada gitarnya, yang ditempelkan pada bagian bodi di samping bridge.

Melihat tampilannya, kontruksi Ibanez RGKP6 ini nampak seperti gitar elektrik Ibanez enam senar umumnya, dengan lekuk headstock yang khas ala Ibanez dan ber-cutaway ganda pada bodi. Dilengkapi pula neck berskala 25.5 inch vancl bermaterial kayu maple. Fingerboard bermaterial rosewood dengan deretan 24 fret, bodi mahogani serta dilengkapi penyanggah senar jenis fix bridge plus pickup humbucker single tipe Infinity di posisi bridge. Yang membuat Ibanez RGKP6 terlihat berbeda tentu saja adanya tempelan Korg Mini Kaoss Pad 25 tadi. Lantas bagaimana cara kerjanya? Mudah sekali. Cukup ambil perangkat Korg Mini Kaoss Pad 25, letakan pada bodi liar bagian depan, dan colokkan koneksi kabel (hitam dan
merah)yang ada di gitar. Nyalakan perangkat digital, lalu lampu tombol Play dan TAP BPM mulai terlihat menyala. Lalu geserkan jari pada layar display untuk memilih efek yang diinginkan. Pada panel gitar sendiri terdapat tiga knob (distortion tone, distortion gain, master volume), dua saklar switch (distortion on/off, mini kaoss pad on/bypass), outputjack, dan Iubang koneksi headphone.

Saat dicoba, cukup colok kabel pada output gitar ke ampli dan mainkan bentuk riff power chord rock/metal berdistorsi atau permainan penggalan lick solo gitar; lalu letakkan jari di layar display, maka suara tersebut akan terdengar seperti'slide sound'atau layaknya permainan teknik wammy bar.

Saat menggunakan efek distorsi (syn. 97. uny saw synth), suara yang terdengar lumayan berisi dan tebal, meski terasa nuansa digitalnya. Gerakkan jari ke bawah (X: menghasilkan suara pitch yang lebih tinggi) sedangkan jika jari digerakkan ke samping (y: menghasilkan suara pitch rendah).

Jika beralih ke Posisi efek: flt. 01 Low Past Filter, resonansi sound clean terdengar jernih dan jelas terdengar. Cocok untuk memainkan lagu dalam format petikan gitar clean. Beragam menu efek lainnya yang disediakan perangkat Mini Kaoss Pad membuat para penggunanya akan merasa puas saat memainkannya. Fitur unik lainnya, gitar Ibanez RGKP6 dilengkapi koneksi output headphone jack, yang memberikan fasilitas bermain gitar menjadi lebih fokus dan tak menggangu orang di sekitar kita. Lalu dengan paduan Korg Kaoss Pad mampu menampilkan fitur andal seperti 100 program efek prosesor, automatic bpm detection, menu efek distorsi, dan mic input untuk fasilitas bisa merekam mic input untukfasilitas bisa merekam hasil permainan. Penasaran kan ingin mencobanya? Selamat menjajal! (Andris)

GitarPlus terbit perdana pada 15 Januari 2004. Sebagai majalah gitar pertama dan satu-satunya di Indonesia, GitarPlus berusaha memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia musik, khususnya dunia gitar di Indonesia.

Selama 13 tahun GitarPlus hadir dalam format media cetak dan telah menggelar berbagai kegiatan musik berorientasi gitar yang melibatkan ribuan gitaris di seluruh Indonesia.

Menghadapi era digital yang serba cepat, sejak Februari 2017, GitarPlus meninggalkan versi cetak dan beralih ke media online dalam membagikan informasi dan mengembangkan komunikasi dengan musisi dan gitaris di seluruh Indonesia.

Secara aktif, kami akan terus memberi informasi yang mengedukasi bagi perkembangan dunia gitar di Indonesia

Redaksi

  • C. Intan Pratiwi Pemimpin Umum
  • Eka Venansius Pemimpin Perusahaan
  • M. Fadli Redaktur
  • Bobby Rizkiawan Redaksi

Address

Redaksi GitarPlus

  • Emerald View A1 No.10 Bintaro Sektor 9 Tangerang Selatan, Banten
  • +62 21 29427410

Goodluck Apparel

  • Graha Raya Boulevard Blok P1 No. 27 Serpong Utara,  Tangerang Selatan

Created by inisial dotcom