Reynold Affandy "Buat Gua Ada Dalam Sejarah Slank Itu Sesuatu Yang Besar"

Anky D K @ankydk

Slankers garis keras pasti mengenal sosok Reynold Affandy, yang akrab disapa dengan nama Penyot. Ya, meskipun ia hanya menjadi gitaris Slank di satu album, yaitu album 'Lagi Sedih' di tahun 1996, tapi kehadirannya memberikan banyak kesan bagi para personil Slank maupun penggemar band ini. Saat itu ia masuk menggantikan Pay, gitaris Slank sebelumnya.

"Gua menggantikan itu sebenernya justru perasaan terberat gua adalah, gua nggak mau jadi betrayer di antara temen-temen gua sendiri," ungkap Penyot saat bertandang ke redaksi GitarPlus beberapa lalu dan flash back menceritakan awal mulanya bergabung di Slank.

"Dan sekalian gua mau meluruskan, gua mundur dari Slank bukan karena nggak sanggup ngikutin rock n roll-nya, nggak kuat ngikutin auranya Slank. Itu sebenernya masalahnya bukan di gua. Masuknya drugs yang bikin suasana pada saat itu jadi nggak nyaman," ungkap gitaris yang sekarang tampil dengan rambut gondrong dan brewok ini.

Setelah memutuskan mundur dari Slank, Penyot sempat terlibat dalam beberapa proyek musik, di antaranya menjadi gitaris di Cozy Rupublic, membentuk band RSG (Reynold dan Senar Gitar), beberapa kali tampil bersama Steven n Coconut Treez dan sekarang sedang dalam proses pengerjaan mini album di band bernama SOS bersama beberapa teman, yaitu Massto Sidharta, Damon Koeswoyo, Gorgha Pasaribu, Zyco Arvida dan Jojo Percia.

Saat ditanya, apakah ia menyesal mundur dari Slank, Penyot menjawab tegas, "Nggaklah. Buat gua, ada dalam sejarah (Slank) itu sesuatu yang besar," ungkap pria yang juga sempat menjadi gitaris Oppie Andaresta di BOP.

Cerita-cerita Penyot tentang Potlot, Slank, dan proyek-proyek musiknya selangkapnya bisa diitonton di Youtube Official Gitarplus berikut ini

GitarPlus terbit perdana pada 15 Januari 2004. Sebagai majalah gitar pertama dan satu-satunya di Indonesia, GitarPlus berusaha memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia musik, khususnya dunia gitar di Indonesia.

Selama 13 tahun GitarPlus hadir dalam format media cetak dan telah menggelar berbagai kegiatan musik berorientasi gitar yang melibatkan ribuan gitaris di seluruh Indonesia.

Menghadapi era digital yang serba cepat, sejak Februari 2017, GitarPlus meninggalkan versi cetak dan beralih ke media online dalam membagikan informasi dan mengembangkan komunikasi dengan musisi dan gitaris di seluruh Indonesia.

Secara aktif, kami akan terus memberi informasi yang mengedukasi bagi perkembangan dunia gitar di Indonesia

Redaksi

  • C. Intan Pratiwi Pemimpin Redaksi
  • Eka Venansius
    Eka Venansius Pemimpin Perusahaan
  • Mahayu Koesoemo
    Mahayu Koesoemo Social Media Manager & Redaktur
  • Mahendra Yogaswara
    Mahendra Yogaswara Videographer & Editor
  • Dede SP
    Dede SP Digital Marketing
 

Address

Redaksi GitarPlus

  • Emerald View A1 No.10 Bintaro Sektor 9 Tangerang Selatan, Banten
  • +62 21 29427410

 

Created by inisial dotcom